Warga Awarga

Warga Awarga
Pembentukan Pengurus baru Awarga

Tarif Warnet

Topik lama yg ga pernah selesai :
sebagai gambaran dalam penentuan tarif, kita harus memperhitungkan beberapa variable. supaya parameter nya jelas, walaupun gambaran yg akn sya ajukan tidak sangat spesifik, tapi cukup kiranya untuk menentukan tarif.
# Kita hitung dulu pendapatan rata-rata bulanan :
Jika kita memiliki 10 Pc dgn 1 line internet berbasis Speedy office.
1. Fix time / jam puncak kunjungan warnet adalah jam 13.00 s/d 17.00, kita hitung saja pada jam tersebut semua Pc klien yg kita miliki terisi penuh selama 4 jam ditambah 1 jam untuk satu Pc pada jam lainya berarti dalam satu bulan kita memiliki jam kunjungan selama (4+1) x 10 x 30 = 1.500 jam.

# lalu kita hitung biaya yg harus kita tanggung selama 1 bulan
1. Beban line internet : Rp. 860.000
2. Beban Listrik : Rp. 500.000
3. Beban Sewa : Rp. 800.000 s/d 1 juta (kita ambil yg terbawah)
4. Beban Gaji Karyawan 2 orang: Rp. 615.000 (UMK Kab. Garut 2009)
5. Penyusutan Peralatan (10 Pc klien + kursi + , meja + sekat + kabel listrik dan jaringan, 1 Pc Server, 1 Pc biling, Kursi meja depan, isntalasi listrik dan jaringan depan, printer, scaner, swith hub, modem), jika diambil harga secara kasar akan muncul biaya rata2 plus minus Rp. 60.000.000. jika kita ambil metode penyusutan garis lurus dengan perhitungan UE selama 4 thn maka akan muncul perhitungan 60.000.000 : 4 : 12 = Rp. 1.250.000
6. Beban Air + Telepon + Rumah tangga kantor : Rp. 250.000
7. Beban Perawatan : Rp. 150.000
8. Biaya tak terduga dan lain lain : Rp. 100.000

Jika dijumlah Point 1 - 7 maka akan muncul :
860.000 + 500.000 + 800.000 + 1.230.000 + 1.250.000 + 250.000 + 150.000 + 100.000 = 5.140.000

Lalu kita bagi jumlah Pengeluaran kita dengan jumlah jam kunjungan yaitu :
Rp. 5.140.000 : 1.500 jam = Rp. 3.426

Angka tersebut menunjukan nilai real biaya produksi warnet untuk 1 jam. angka tersebut belum keuntungan buat pemilik warnet. kalau ada yg menetapkan harga di bawah itu siap2 saja rugi / tidak bisa memperbaiki peralatan yg rusak.

Untuk saat ini di warnet kami menetapkan harga Rp. 3.500 dengan dasar perhitungan tersebut. selama ini kami mencoba bertahan dengan harapan mudah2an ada pengunjung diluar jam2 yg disebutkan diatas sehingga kami mendapatkan keuntungan.

mungkin itu gambaran dari saya, mudah-mudahan bisa jadi masukan bagi rekan2 dalam memutuskan penetapan harga di warnetnya.

salam

Ahmad Nashir,Ketua AWARGA

0 komentar: