Warga Awarga

Warga Awarga
Pembentukan Pengurus baru Awarga

Workshop & Focus group Discussion WARMASIF


Pada hari Kamis,18 Juni 2009 kita menghadiri acara WORKSHOP & FOCUS GROUP DISCUSSION "WARMASIF"(WARUNG MASYARAKAT INFORMASI) yang diadakan oleh PemKab Garut,PT.POS INDONESIA & DEPKOMINFO Pusat di Hotel Sumber Alam Garut.

Acaranya lumayan seru karena dipisahkan menjadi 2 ruangan. Di ruangan Workshop, yang hadir : Dian, Ahmad Nasir, M. Diziana, David Siswandi, Bang Rustam dan Kang Cecep NA.

Di ruangan workshop kita diberi sekilas pengetahuan tentang WARMASIF, yang lucunya banyak sih... mungkin karena kita yang ikut orang2 stress semua, begitu liat LAPTOP + sambungan wireless, kita langsung ngutak-ngutik pengen buka FESBUK.... setelah beberapa jam, barulah kita sadar kalo yang tersedia itu (yang bentuknya mirip modem) ternyata bukan modem, melainkan ACCESS POINT (router)....ditambah lagi suasana workshop yang laptopnya ga pada konek... katanya IP nya konflik. Salah satu dari kita ada yg nanyain ke tutor nya " Pak... kalo IP itu apa yah?" Dasaaar....!
Di ruangan yang satunya lagi...

Sang mantan ketua dan anggota Dewan Penasehat AWRGA, Om Dani, baku hantam dengan para gegeden2 Garut (diskusi mengenai Warmasif).

Salut dengan perjuangannya untuk memajukan AWARGA... kita doakan saja mudah2 an apa yang kita cita2kan, segera terwujud, amiiiien...

Untuk hasilnya, nanti akan segera kita ketahui bersama...

Acara berakhir jam 15.30 sore, alhamdulillah dengan segala pengalaman seharian tadi... poll luar dalem (wareg dan amplopnya itu bukan?hahaha....).



Tentang Marketing Agreement iCafe MS-LeGos,part 2

Saya agak sedikit terpaku oleh email pak Tommie yang mengatakan "warnet tampak menjadi bagian dari marketing MSFT", jadi saya hanya menelaah dari sisi usernya saja. Kalau yang warnet-MSFT mah urusan anda2 sebagai owner dan admin.J adi dari penjelasan anda, saya tangkap hal ini: perjanjian icafe tidak melarang adanya browser non-MSFT, "pengaturan baku" hanya berlaku bagi browser IE, artinya: boleh install firefox, opera, safari dan chrome. Di browser non-IE, boleh homepage about:blank di browser non-IE, boleh search engine tetap google. Cuma yang jadi masalah... IE8 payah! Kalau tidak eksplisit disebutkan tidak boleh atau tidak disebutkan artinya boleh kan? Supaya tidak kemana-mana saya tampilkan survey saya terhadap pangsa pasar browser yang saya ambil dari salah satu situs yang saya kelola:
  • 1. Firefox 46,628 80.03%
  • 2. Internet Explorer 7,670 13.16%
  • 3. Opera 2,756 4.73%
  • 4. Chrome 769 1.32%
  • 5. Mozilla 266 0.46%
  • 6. Safari 146 0.25%
  • 7. Konqueror 14 0.02%
  • 8. SeaMonkey 8 0.01%
  • 9. Googlebot 3 0.01%
  • 10. Camino 1 > 0.00%
><
> angka di tengah adalah jumlah pengunjung<
> angka paling kanan adalah persentasi<
><

Pengguna FF memang jauh lebih tinggi dibandingkan IE.

  • Firefox 3 39.1%
  • Internet Explorer 6 28.8%
  • Firefox 2 11.6%
  • Internet Explorer 7 7.6%
  • Opera 6.4%
  • Safari 1.4%
  • Internet Explorer 5 1.3%
  • Firefox 1.5 1.1%
  • Google Chrome 1%
  • Internet Explorer 8 0.9%
  • Firefox 1.0 0.5%

total:
  • FF: 52.3%
  • IE: 38.6%
  • Lain2: 9.1%

disadur dari Mailing List AWARI(Asosiasi Warnet Indonesia)
Bill Fridini

Tentang Marketing Agreement iCafe MS-LeGos,part 1

Jika anda membaca perjanjian tersebut (biasanya org2 hanya melihat harga promo tanpa membaca perjanjiannya) http://www.warnetlegos.com/FY10iCafe_Marketing_ Agreement_ Indonesian. pdf:

Rata Penuha. Memasang dan memelihara versi terbaru (jika tersedia di pasar setempat) dari:
Internet Explorer;
  • Windows Live Toolbar;
  • Windows Media Player;
  • Silverlight;
  • Live Messenger.
Wow... kita dipaksa jadi tim marketing MS. Silahkan anda cari di internet tentang performa IE dibandingkan web browser lainnya, buruk!
  • Windows media player ? tdk semua dpt dimainkan olehnya, kita harus mencari codec secara manual.
  • Windows Live Toolbar ? tdk beda dgn toolbar yg lain, kecuali yg satu ini spesial toolbar utk produk2 MS.
  • Silverlight ? mungkin yg satu ini dpt diandalkan
  • Live Messenger ? masih banyak messenger lain yg lebih fleksibel.
Kenapa tdk sekalian diharuskan memakai http://www.bing. com ?

b. Mengatur dan memelihara (baik secara manual seperti yang diuraikan dalam Panduan Pengaturan atau dengan menggunakan CD Pengaturan) pencarian Windows Live sebagai mesin pencarian baku.

Wow.... anda tdk boleh memakai search engine selain milik MS.

c. Mengatur dan memelihara (baik secara manual seperti yang diuraikan dalam Panduan Pengaturan atau dengan menggunakan CD Pengaturan) ikon desktop berikut:
  • Internet Explorer (membuka versi terbaru dari Internet Explorer sebagai browser);
  • Pencarian Internet (membuka browser ke www.live.com) ;
  • Mendapatkan email (membuka browser ke (www.mail.live. com);
  • Pesan Instan (membuka browser ke www.get.live. com/messenger) ;
  • Membuat sebuah blog (membuka browser ke home.services. spaces.live. com); dan
  • Mendapatkan Windows Live ID (membuka browser ke get.live.com) .
Wow...sampai ikon desktop saja diatur sama MS, sebenarnya itu komputer milik kita atau MS ?

d. Mengatur dan memelihara (baik secara manual seperti yang diuraikan dalam Panduan Pengaturan atau dengan menggunakan CD Pengaturan) browser Internet untuk menyertakan halaman baku dan favorit berikut:
  • Halaman depan baku: (www.live.com) ;
  • Pencarian Internet (www.live.com) ;
  • Mendapatkan surat elektronik (www.hotmail. com);
  • MSN (www.msn.com) ; dan
  • Office Online (www.office. microsoft. com).
Wow.... home page nya harus www.live.com, ampuuuun MS

e. Memasang dan menyebarkan "Alat Ringkasan Perangkat Lunak Kafe Internet". Alat ini merangkum frekuensi dan jangka waktu penggunaan aplikasi dan layanan oleh pelanggan iCafé. Informasi ini dikirim ke sebuah server yang akan digabungkan dan ditinjau oleh Microsoft. Informasi ini digunakan untuk mengidentifikasi preferensi dan pola pengunaan pelanggan iCafé. Tidak ada informasi yang dapat diidentifikasikan secara pribadi atau informasi khusus iCafé yang dikumpulkan sebagai bagian dari perangkat lunak ini. Jika Alat Ringkasan tidak disediakan oleh Microsoft dalam waktu 14 hari sejak Tanggal Efektif, iCafé setuju untuk mematuhi sub bagian ini dalam waktu 14 hari setelah alat diterima.

Wow.... warnet kita di monitoring terus dan kita menjadi tim survey. Selanjutnya silahkan anda baca perjanjian tersebut.

Kita sudah membayar utk software tersebut tetapi masih diharuskan menjadi marketing dan surveyor (secara tdk langsung), apakah layak potongan harga tersebut dgn perjanjian itu ? silahkan anda pertimbangkan sendiri.

Kalau tdk salah MS sempat kalah di Eropa karena masalah monopoli bukan ?Sepertinya MS lebih beruntung di Indonesia.Berhati2lah jika anda melihat suatu promo, seperti pepatah dari negara asal MS "Nothing is free man"


Disadur dari Mailing List AWARI (Asosiasi Warnet Indonesia)-Tommie Tamtomo

Tarif Warnet

Topik lama yg ga pernah selesai :
sebagai gambaran dalam penentuan tarif, kita harus memperhitungkan beberapa variable. supaya parameter nya jelas, walaupun gambaran yg akn sya ajukan tidak sangat spesifik, tapi cukup kiranya untuk menentukan tarif.
# Kita hitung dulu pendapatan rata-rata bulanan :
Jika kita memiliki 10 Pc dgn 1 line internet berbasis Speedy office.
1. Fix time / jam puncak kunjungan warnet adalah jam 13.00 s/d 17.00, kita hitung saja pada jam tersebut semua Pc klien yg kita miliki terisi penuh selama 4 jam ditambah 1 jam untuk satu Pc pada jam lainya berarti dalam satu bulan kita memiliki jam kunjungan selama (4+1) x 10 x 30 = 1.500 jam.

# lalu kita hitung biaya yg harus kita tanggung selama 1 bulan
1. Beban line internet : Rp. 860.000
2. Beban Listrik : Rp. 500.000
3. Beban Sewa : Rp. 800.000 s/d 1 juta (kita ambil yg terbawah)
4. Beban Gaji Karyawan 2 orang: Rp. 615.000 (UMK Kab. Garut 2009)
5. Penyusutan Peralatan (10 Pc klien + kursi + , meja + sekat + kabel listrik dan jaringan, 1 Pc Server, 1 Pc biling, Kursi meja depan, isntalasi listrik dan jaringan depan, printer, scaner, swith hub, modem), jika diambil harga secara kasar akan muncul biaya rata2 plus minus Rp. 60.000.000. jika kita ambil metode penyusutan garis lurus dengan perhitungan UE selama 4 thn maka akan muncul perhitungan 60.000.000 : 4 : 12 = Rp. 1.250.000
6. Beban Air + Telepon + Rumah tangga kantor : Rp. 250.000
7. Beban Perawatan : Rp. 150.000
8. Biaya tak terduga dan lain lain : Rp. 100.000

Jika dijumlah Point 1 - 7 maka akan muncul :
860.000 + 500.000 + 800.000 + 1.230.000 + 1.250.000 + 250.000 + 150.000 + 100.000 = 5.140.000

Lalu kita bagi jumlah Pengeluaran kita dengan jumlah jam kunjungan yaitu :
Rp. 5.140.000 : 1.500 jam = Rp. 3.426

Angka tersebut menunjukan nilai real biaya produksi warnet untuk 1 jam. angka tersebut belum keuntungan buat pemilik warnet. kalau ada yg menetapkan harga di bawah itu siap2 saja rugi / tidak bisa memperbaiki peralatan yg rusak.

Untuk saat ini di warnet kami menetapkan harga Rp. 3.500 dengan dasar perhitungan tersebut. selama ini kami mencoba bertahan dengan harapan mudah2an ada pengunjung diluar jam2 yg disebutkan diatas sehingga kami mendapatkan keuntungan.

mungkin itu gambaran dari saya, mudah-mudahan bisa jadi masukan bagi rekan2 dalam memutuskan penetapan harga di warnetnya.

salam

Ahmad Nashir,Ketua AWARGA

Microsoft Alert !